Konverter WV ke AAC
Konversikan file wv ke aac secara online & gratis
wv
aac
Pengaturan
Otomatis
Atur bitrate audio AAC per kanal. Sebagai contoh, audio stereo dengan set 128 kbps di sini akan menghasilkan berkas 256 kbps. Bila diatur ke "Kustom", rentang yang disarankan adalah ≥64 kbps.
Otomatis (Tak diubah)
Atur jumlah kanal audio. Pengaturan ini paling berguna saat melakukan downmixing kanal (cth: dari 5.1 ke stereo).
Otomatis (Tak diubah)
Atur tingkat sampel audio. Musik dengan spektrum penuh (20 Hz — 20 kHz) memerlukan nilai yang tidak lebih rendah dari 44.1 kHz untuk mencapai transparansi. Info lebih lanjut dapat dilihat di wiki.
wv
WavPack adalah codec audio open-source yang dibuat oleh David Bryant, dengan versi 1.0 dirilis pada 15 Agustus 1998. Yang membedakan WavPack adalah mode hibridnya yang unik: encoder dapat secara simultan menghasilkan file lossy yang kompak dan file koreksi terpisah yang, jika digabungkan, merekonstruksi stream PCM asli secara bit-for-bit. Pengguna yang membutuhkan portabilitas hanya membawa file lossy; mereka yang menginginkan kualitas arsip menyimpan keduanya. Codec ini menangani audio PCM dari integer 8-bit hingga 32-bit dan 32-bit floating point, dengan sample rate hingga 768 kHz — spesifikasi yang cukup luas untuk konten DSD, yang ditambahkan dukungannya oleh WavPack 5. Rasio kompresi dalam mode lossless murni biasanya mencapai 40 hingga 55 persen dari ukuran asli, kompetitif dengan FLAC dan sering sedikit lebih baik pada materi tertentu. Encoding multicore pada versi selanjutnya secara dramatis mempercepat pemrosesan pada perangkat keras modern. Pustaka open-source dirilis di bawah lisensi BSD dan telah diintegrasikan ke dalam foobar2000, VLC, FFmpeg, dan berbagai tool lainnya. WavPack juga mendukung metadata yang kaya melalui tag APEv2, cue sheet tertanam, dan nilai ReplayGain, memenuhi kebutuhan organisasi dari perpustakaan musik yang paling teliti sekalipun.
selengkapnya
aac
AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.
selengkapnya
Bagaimana cara mengubah WV ke AAC
Pilih file dari Komputer, Google Drive, Dropbox, URL, atau dengan menyeret ke halaman ini.
Pilih aac atau format lainnya yang Anda inginkan (mendukung lebih dari 200 format)
Tunggu proses konversi selesai dan Anda dapat mengunduh aac setelahnya
Tentang format
WavPack adalah codec audio open-source yang dibuat oleh David Bryant, dengan versi 1.0 dirilis pada 15 Agustus 1998. Yang membedakan WavPack adalah mode hibridnya yang unik: encoder dapat secara simultan menghasilkan file lossy yang kompak dan file koreksi terpisah yang, jika digabungkan, merekonstruksi stream PCM asli secara bit-for-bit. Pengguna yang membutuhkan portabilitas hanya membawa file lossy; mereka yang menginginkan kualitas arsip menyimpan keduanya. Codec ini menangani audio PCM dari integer 8-bit hingga 32-bit dan 32-bit floating point, dengan sample rate hingga 768 kHz — spesifikasi yang cukup luas untuk konten DSD, yang ditambahkan dukungannya oleh WavPack 5. Rasio kompresi dalam mode lossless murni biasanya mencapai 40 hingga 55 persen dari ukuran asli, kompetitif dengan FLAC dan sering sedikit lebih baik pada materi tertentu. Encoding multicore pada versi selanjutnya secara dramatis mempercepat pemrosesan pada perangkat keras modern. Pustaka open-source dirilis di bawah lisensi BSD dan telah diintegrasikan ke dalam foobar2000, VLC, FFmpeg, dan berbagai tool lainnya. WavPack juga mendukung metadata yang kaya melalui tag APEv2, cue sheet tertanam, dan nilai ReplayGain, memenuhi kebutuhan organisasi dari perpustakaan musik yang paling teliti sekalipun.
AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.