Konverter IMA ke OPUS
Konversikan file ima ke opus secara online & gratis
ima
opus
Pengaturan
Otomatis
Atur bitrate audio Opus per kanal. Jika diatur ke "Kustom", codec audio Opus mendukung hingga 256 kbit/s per kanal dengan rentang yang disarankan ≥64 kbps.
Otomatis (Tak diubah)
Atur jumlah kanal audio. Pengaturan ini paling berguna saat melakukan downmixing kanal (cth: dari 5.1 ke stereo).
Otomatis (Tak diubah)
Atur tingkat sampel audio. Musik dengan spektrum penuh (20 Hz — 20 kHz) memerlukan nilai yang tidak lebih rendah dari 44.1 kHz untuk mencapai transparansi. Info lebih lanjut dapat dilihat di wiki.
ima
IMA ADPCM (Adaptive Differential Pulse-Code Modulation) adalah standar pengkodean audio kompak yang diterbitkan oleh Interactive Multimedia Association pada tahun 1992, menangani kebutuhan akan skema kompresi yang ringan dan bebas royalti yang cocok untuk PC multimedia awal dan perangkat embedded. Algoritma ini mengkodekan setiap sampel sebagai nibble 4-bit yang mewakili perbedaan terkuantisasi dari sampel sebelumnya, sementara tabel ukuran langkah adaptif menyesuaikan secara dinamis untuk melacak amplitudo sinyal — menghasilkan rasio kompresi tetap 4:1 terhadap PCM 16-bit. Decoding hanya memerlukan operasi multiply-add integer per sampel dan tabel lookup kecil, sehingga bahkan CPU tahun 1990-an yang sederhana dapat melakukan dekompresi secara real time tanpa DSP khusus. Format ini menjadi sangat melekat dalam lanskap multimedia: Microsoft mengadopsinya sebagai codec ACM standar untuk file WAV, mesin game mengandalkannya untuk efek suara, dan peralatan telepon menggunakannya untuk penyimpanan suara. Keunggulannya bertahan lama: pengurangan ukuran 4:1 yang dapat diprediksi menyederhanakan alokasi buffer dalam lingkungan terbatas, jalur decode berjalan pada mikrokontroler 8-bit, dan spesifikasi terbuka menjadikan IMA ADPCM salah satu codec audio yang paling banyak diimplementasikan dalam sejarah komputasi.
selengkapnya
opus
Opus adalah codec audio serbaguna dan terbuka yang distandardisasi oleh IETF sebagai RFC 6716 pada tahun 2012. Format ini menggabungkan dua pendekatan pengkodean — SILK untuk ucapan dan CELT untuk musik — menjadi satu algoritma yang memadukan keduanya berdasarkan tipe konten dan bitrate. Desain hibrida ini memungkinkan Opus mengungguli hampir setiap codec lain di berbagai penggunaan: suara latensi rendah pada 6 kbps, musik berkualitas tinggi pada 128 kbps, dan segala sesuatu di antaranya. Format ini mendukung bitrate dari 6 hingga 510 kbps, sample rate hingga 48 kHz, dan ukuran frame sekecil 2,5 ms, memberikannya latensi algoritmik terendah dari codec audio mainstream mana pun. Tiga keunggulan membuat Opus sangat menarik. Format ini sepenuhnya bebas royalti dan open-source, menghilangkan hambatan lisensi yang menahan codec proprietary. Format ini mencapai kualitas transparan pada sekitar setengah bitrate MP3 dan mengalahkan AAC pada rate yang setara. Dan latensi rendahnya menjadikannya codec wajib untuk WebRTC, sehingga setiap browser modern dilengkapi dengan decoder Opus. WhatsApp, Discord, Zoom, dan YouTube semuanya mengandalkan Opus untuk audio real-time.
selengkapnya
Bagaimana cara mengubah IMA ke OPUS
Pilih file dari Komputer, Google Drive, Dropbox, URL, atau dengan menyeret ke halaman ini.
Pilih opus atau format lainnya yang Anda inginkan (mendukung lebih dari 200 format)
Tunggu proses konversi selesai dan Anda dapat mengunduh opus setelahnya
Tentang format
IMA ADPCM (Adaptive Differential Pulse-Code Modulation) adalah standar pengkodean audio kompak yang diterbitkan oleh Interactive Multimedia Association pada tahun 1992, menangani kebutuhan akan skema kompresi yang ringan dan bebas royalti yang cocok untuk PC multimedia awal dan perangkat embedded. Algoritma ini mengkodekan setiap sampel sebagai nibble 4-bit yang mewakili perbedaan terkuantisasi dari sampel sebelumnya, sementara tabel ukuran langkah adaptif menyesuaikan secara dinamis untuk melacak amplitudo sinyal — menghasilkan rasio kompresi tetap 4:1 terhadap PCM 16-bit. Decoding hanya memerlukan operasi multiply-add integer per sampel dan tabel lookup kecil, sehingga bahkan CPU tahun 1990-an yang sederhana dapat melakukan dekompresi secara real time tanpa DSP khusus. Format ini menjadi sangat melekat dalam lanskap multimedia: Microsoft mengadopsinya sebagai codec ACM standar untuk file WAV, mesin game mengandalkannya untuk efek suara, dan peralatan telepon menggunakannya untuk penyimpanan suara. Keunggulannya bertahan lama: pengurangan ukuran 4:1 yang dapat diprediksi menyederhanakan alokasi buffer dalam lingkungan terbatas, jalur decode berjalan pada mikrokontroler 8-bit, dan spesifikasi terbuka menjadikan IMA ADPCM salah satu codec audio yang paling banyak diimplementasikan dalam sejarah komputasi.
Opus adalah codec audio serbaguna dan terbuka yang distandardisasi oleh IETF sebagai RFC 6716 pada tahun 2012. Format ini menggabungkan dua pendekatan pengkodean — SILK untuk ucapan dan CELT untuk musik — menjadi satu algoritma yang memadukan keduanya berdasarkan tipe konten dan bitrate. Desain hibrida ini memungkinkan Opus mengungguli hampir setiap codec lain di berbagai penggunaan: suara latensi rendah pada 6 kbps, musik berkualitas tinggi pada 128 kbps, dan segala sesuatu di antaranya. Format ini mendukung bitrate dari 6 hingga 510 kbps, sample rate hingga 48 kHz, dan ukuran frame sekecil 2,5 ms, memberikannya latensi algoritmik terendah dari codec audio mainstream mana pun. Tiga keunggulan membuat Opus sangat menarik. Format ini sepenuhnya bebas royalti dan open-source, menghilangkan hambatan lisensi yang menahan codec proprietary. Format ini mencapai kualitas transparan pada sekitar setengah bitrate MP3 dan mengalahkan AAC pada rate yang setara. Dan latensi rendahnya menjadikannya codec wajib untuk WebRTC, sehingga setiap browser modern dilengkapi dengan decoder Opus. WhatsApp, Discord, Zoom, dan YouTube semuanya mengandalkan Opus untuk audio real-time.