Konverter CAVS ke AAC

Konversikan file cavs ke aac secara online & gratis

Taruh file di sini. 1 GB Ukuran file maksimum atau Daftar
untuk

Pengaturan

Atur bitrate audio AAC per kanal. Sebagai contoh, audio stereo dengan set 128 kbps di sini akan menghasilkan berkas 256 kbps. Bila diatur ke "Kustom", rentang yang disarankan adalah ≥64 kbps.
Atur jumlah kanal audio. Pengaturan ini paling berguna saat melakukan downmixing kanal (cth: dari 5.1 ke stereo).
Atur tingkat sampel audio. Musik dengan spektrum penuh (20 Hz — 20 kHz) memerlukan nilai yang tidak lebih rendah dari 44.1 kHz untuk mencapai transparansi. Info lebih lanjut dapat dilihat di wiki.

cavs

CAVS (Chinese Audio Video Standard) adalah standar kompresi video yang dikembangkan oleh Audio Video Coding Standard Workgroup of China dan diadopsi sebagai standar nasional (GB/T 20090.2) pada Februari 2006. Proyek ini dimulai pada tahun 2002 dengan tujuan menciptakan teknologi kompresi independen yang dapat melayani infrastruktur penyiaran dan multimedia yang sangat besar di Tiongkok tanpa bergantung pada codec berlisensi asing. CAVS, juga disebut sebagai AVS1, mencapai efisiensi kompresi yang sebanding dengan H.264/AVC sambil menggunakan kerangka paten yang lebih sederhana dengan biaya lisensi yang jauh lebih rendah. Standar ini mendukung resolusi video dari definisi standar hingga definisi tinggi, menjadikannya cocok untuk penyiaran televisi digital terestrial maupun streaming broadband. Fitur teknis utamanya meliputi transformasi blok 8x8, mode prediksi ganda, dan filter loop yang dirancang untuk mengurangi artefak blok pada bit rate rendah. Pemerintah Tiongkok mendukung CAVS sebagai standar kompresi wajib untuk sistem penyiaran TV digital nasional, memastikan penyebaran luas di set-top box dan penerima televisi di seluruh negeri. Meskipun CAVS memiliki adopsi internasional yang terbatas dibandingkan H.264 atau HEVC, signifikansinya terletak pada melayani salah satu pasar media terbesar di dunia dan menunjukkan alternatif nasional yang layak untuk standar pengodean video yang mendominasi secara global.
selengkapnya

aac

AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.
selengkapnya
Facebook Amazon Microsoft Tesla Nestle Walmart L'Oreal

Bagaimana cara mengubah CAVS ke AAC

1

Pilih file dari Komputer, Google Drive, Dropbox, URL, atau dengan menyeret ke halaman ini.

2

Pilih aac atau format lainnya yang Anda inginkan (mendukung lebih dari 200 format)

3

Tunggu proses konversi selesai dan Anda dapat mengunduh aac setelahnya

Tentang format

CAVS (Chinese Audio Video Standard) adalah standar kompresi video yang dikembangkan oleh Audio Video Coding Standard Workgroup of China dan diadopsi sebagai standar nasional (GB/T 20090.2) pada Februari 2006. Proyek ini dimulai pada tahun 2002 dengan tujuan menciptakan teknologi kompresi independen yang dapat melayani infrastruktur penyiaran dan multimedia yang sangat besar di Tiongkok tanpa bergantung pada codec berlisensi asing. CAVS, juga disebut sebagai AVS1, mencapai efisiensi kompresi yang sebanding dengan H.264/AVC sambil menggunakan kerangka paten yang lebih sederhana dengan biaya lisensi yang jauh lebih rendah. Standar ini mendukung resolusi video dari definisi standar hingga definisi tinggi, menjadikannya cocok untuk penyiaran televisi digital terestrial maupun streaming broadband. Fitur teknis utamanya meliputi transformasi blok 8x8, mode prediksi ganda, dan filter loop yang dirancang untuk mengurangi artefak blok pada bit rate rendah. Pemerintah Tiongkok mendukung CAVS sebagai standar kompresi wajib untuk sistem penyiaran TV digital nasional, memastikan penyebaran luas di set-top box dan penerima televisi di seluruh negeri. Meskipun CAVS memiliki adopsi internasional yang terbatas dibandingkan H.264 atau HEVC, signifikansinya terletak pada melayani salah satu pasar media terbesar di dunia dan menunjukkan alternatif nasional yang layak untuk standar pengodean video yang mendominasi secara global.
Rilis awal: Februari 2006
AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.
Rilis awal: 1997