Konverter AVR ke AAC
Konversikan file avr ke aac secara online & gratis
avr
aac
Pengaturan
Otomatis
Atur bitrate audio AAC per kanal. Sebagai contoh, audio stereo dengan set 128 kbps di sini akan menghasilkan berkas 256 kbps. Bila diatur ke "Kustom", rentang yang disarankan adalah ≥64 kbps.
Otomatis (Tak diubah)
Atur jumlah kanal audio. Pengaturan ini paling berguna saat melakukan downmixing kanal (cth: dari 5.1 ke stereo).
Otomatis (Tak diubah)
Atur tingkat sampel audio. Musik dengan spektrum penuh (20 Hz — 20 kHz) memerlukan nilai yang tidak lebih rendah dari 44.1 kHz untuk mencapai transparansi. Info lebih lanjut dapat dilihat di wiki.
avr
AVR (Audio Visual Research) adalah format audio yang berasal dari Apple Macintosh sekitar tahun 1989, dibuat oleh perusahaan Audio Visual Research untuk tool editing dan sintesis mereka. Format ini menyimpan sampel audio mentah yang didahului oleh header dengan panjang tetap yang berisi sample rate, kedalaman bit (8 atau 16 bit), konfigurasi channel, dan penanda titik loop. Tidak seperti format kontainer yang kompleks, AVR menggunakan struktur biner datar tanpa kompresi, mempertahankan kualitas bentuk gelombang penuh dengan konsekuensi file yang lebih besar. Format ini melayani workstation audio profesional Macintosh pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, ketika platform Mac mendominasi komputasi kreatif. Salah satu keunggulannya adalah penyimpanan tanpa kompresi yang menjamin nol artefak dan integritas sinyal sempurna melalui operasi editing. Penanda loop native merupakan fitur lain, memungkinkan perancang suara mendefinisikan titik pengulangan yang mulus dalam file — melampaui zamannya untuk produksi musik berbasis sampel. Tool seperti SoX tetap mendukung AVR, memastikan arsiparis dapat mengakses dan mengonversi rekaman warisan ini. Meskipun terlampaui oleh WAV dan AIFF, AVR tetap menjadi bagian penting dari sejarah audio digital awal.
selengkapnya
aac
AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.
selengkapnya
Bagaimana cara mengubah AVR ke AAC
Pilih file dari Komputer, Google Drive, Dropbox, URL, atau dengan menyeret ke halaman ini.
Pilih aac atau format lainnya yang Anda inginkan (mendukung lebih dari 200 format)
Tunggu proses konversi selesai dan Anda dapat mengunduh aac setelahnya
Tentang format
AVR (Audio Visual Research) adalah format audio yang berasal dari Apple Macintosh sekitar tahun 1989, dibuat oleh perusahaan Audio Visual Research untuk tool editing dan sintesis mereka. Format ini menyimpan sampel audio mentah yang didahului oleh header dengan panjang tetap yang berisi sample rate, kedalaman bit (8 atau 16 bit), konfigurasi channel, dan penanda titik loop. Tidak seperti format kontainer yang kompleks, AVR menggunakan struktur biner datar tanpa kompresi, mempertahankan kualitas bentuk gelombang penuh dengan konsekuensi file yang lebih besar. Format ini melayani workstation audio profesional Macintosh pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, ketika platform Mac mendominasi komputasi kreatif. Salah satu keunggulannya adalah penyimpanan tanpa kompresi yang menjamin nol artefak dan integritas sinyal sempurna melalui operasi editing. Penanda loop native merupakan fitur lain, memungkinkan perancang suara mendefinisikan titik pengulangan yang mulus dalam file — melampaui zamannya untuk produksi musik berbasis sampel. Tool seperti SoX tetap mendukung AVR, memastikan arsiparis dapat mengakses dan mengonversi rekaman warisan ini. Meskipun terlampaui oleh WAV dan AIFF, AVR tetap menjadi bagian penting dari sejarah audio digital awal.
AAC (Advanced Audio Coding) adalah penerus MP3, distandardisasi oleh ISO/IEC sebagai bagian dari spesifikasi MPEG-2 dan kemudian MPEG-4. Dirancang secara kolaboratif oleh Fraunhofer, Dolby, Sony, Nokia, dan AT&T, AAC menghasilkan kualitas suara yang lebih baik pada bit rate yang setara atau lebih rendah — stream AAC 96 kbps umumnya menyamai file MP3 128 kbps dalam kualitas perseptual. Codec ini memanfaatkan modified discrete cosine transform yang dikombinasikan dengan pemodelan psikoakustik canggih dan temporal noise shaping. AAC berfungsi sebagai format audio default untuk ekosistem Apple (iTunes, iPhone, iPad), YouTube, dan banyak layanan streaming. Keunggulan pertamanya adalah efisiensi kompresi yang sangat baik — audio berkualitas tinggi menggunakan penyimpanan dan bandwidth yang jauh lebih sedikit. Kedua, format ini mendukung sample rate dari 8 kHz hingga 96 kHz dan hingga 48 channel, cocok untuk segala kebutuhan mulai dari panggilan suara hingga suara surround. Ketiga, adopsi industri yang luas oleh Apple dan pihak lain memastikan bahwa hampir setiap perangkat modern, browser, dan pemutar media dapat menangani konten AAC secara native tanpa plugin tambahan.