Konverter AMR ke MP2
Konversikan file amr ke mp2 secara online & gratis
amr
mp2
Pengaturan
Otomatis
Atur bitrate audio keseluruhan untuk MP2. Jika di atur ke "Kustom", rentang yang disarankan adalah ≥320 kbps dengan nilai maksimal 384 kbps.
Otomatis (Tak diubah)
Atur jumlah kanal audio. Pengaturan ini paling berguna saat melakukan downmixing kanal (cth: dari 5.1 ke stereo).
Otomatis (Tak diubah)
Atur tingkat sampel audio. Musik dengan spektrum penuh (20 Hz — 20 kHz) memerlukan nilai yang tidak lebih rendah dari 44.1 kHz untuk mencapai transparansi. Info lebih lanjut dapat dilihat di wiki.
amr
AMR (Adaptive Multi-Rate) adalah format audio terkompresi yang dioptimalkan untuk suara, distandardisasi oleh European Telecommunications Standards Institute dan diadopsi sebagai codec wajib untuk jaringan seluler GSM dan 3G. Codec ini secara dinamis beralih antara delapan bit rate — dari 4,75 hingga 12,2 kbps — tergantung pada kondisi jaringan dan tingkat kebisingan latar belakang. Ketika kualitas koneksi menurun, encoder beralih ke rate yang lebih rendah, menukar sedikit kejernihan demi keandalan transmisi. Mekanisme adaptif ini didefinisikan oleh spesifikasi 3GPP dan mewakili salah satu codec suara yang paling banyak digunakan secara global, dipakai dalam miliaran panggilan seluler. Keunggulan utamanya adalah efisiensi kompresi: satu menit audio AMR pada 12,2 kbps hanya memakan sekitar 90 KB, praktis untuk memo suara, pesan suara, dan MMS pada jaringan dengan bandwidth terbatas. Keunggulan lainnya adalah deteksi aktivitas suara dan pembangkitan comfort noise bawaan, yang mengurangi transmisi saat hening. Meskipun AMR tidak cocok untuk musik karena bandwidth-nya yang sempit (300-3400 Hz), format ini unggul dalam menghasilkan ucapan yang jelas di bawah kondisi jaringan yang menantang.
selengkapnya
mp2
MP2 (MPEG-1 Audio Layer II), juga dikenal dengan nama proyek aslinya MUSICAM, adalah codec audio perseptual yang distandardisasi sebagai bagian dari ISO/IEC 11172-3 pada tahun 1993. Sementara penerusnya MP3 menarik perhatian konsumen, MP2 mengukir niche yang tahan lama di broadcasting profesional yang masih dipertahankan hingga hari ini. Codec ini membagi audio menjadi 32 sub-band melalui polyphase filter bank, menerapkan model psikoakustik untuk menentukan ambang batas masking, kemudian mengkuantisasi dan melakukan Huffman-coding pada setiap sub-band. Penerapan broadcast tipikal menggunakan 192-384 kbps untuk stereo, menghasilkan kualitas transparan dengan kompleksitas encoder yang lebih rendah dan ketahanan error yang lebih baik dibanding Layer III. Properti ini menjelaskan mengapa televisi DVB, radio digital DAB, dan standar camcorder HDV semuanya mewajibkan atau lebih memilih MP2. Latensi encoder juga lebih pendek, sifat penting untuk siaran langsung di mana sinkronisasi bibir penting. Tiga keunggulan menjaga MP2 tetap relevan beberapa dekade setelah standardisasi: degradasi yang anggun di bawah kesalahan transmisi yang vital untuk sinyal over-the-air, delay encoding minimal yang cocok untuk rantai siaran real-time, dan penerimaan regulasi yang mapan di seluruh kerangka broadcast Eropa dan Asia.
selengkapnya
Bagaimana cara mengubah AMR ke MP2
Pilih file dari Komputer, Google Drive, Dropbox, URL, atau dengan menyeret ke halaman ini.
Pilih mp2 atau format lainnya yang Anda inginkan (mendukung lebih dari 200 format)
Tunggu proses konversi selesai dan Anda dapat mengunduh mp2 setelahnya
Tentang format
AMR (Adaptive Multi-Rate) adalah format audio terkompresi yang dioptimalkan untuk suara, distandardisasi oleh European Telecommunications Standards Institute dan diadopsi sebagai codec wajib untuk jaringan seluler GSM dan 3G. Codec ini secara dinamis beralih antara delapan bit rate — dari 4,75 hingga 12,2 kbps — tergantung pada kondisi jaringan dan tingkat kebisingan latar belakang. Ketika kualitas koneksi menurun, encoder beralih ke rate yang lebih rendah, menukar sedikit kejernihan demi keandalan transmisi. Mekanisme adaptif ini didefinisikan oleh spesifikasi 3GPP dan mewakili salah satu codec suara yang paling banyak digunakan secara global, dipakai dalam miliaran panggilan seluler. Keunggulan utamanya adalah efisiensi kompresi: satu menit audio AMR pada 12,2 kbps hanya memakan sekitar 90 KB, praktis untuk memo suara, pesan suara, dan MMS pada jaringan dengan bandwidth terbatas. Keunggulan lainnya adalah deteksi aktivitas suara dan pembangkitan comfort noise bawaan, yang mengurangi transmisi saat hening. Meskipun AMR tidak cocok untuk musik karena bandwidth-nya yang sempit (300-3400 Hz), format ini unggul dalam menghasilkan ucapan yang jelas di bawah kondisi jaringan yang menantang.
MP2 (MPEG-1 Audio Layer II), juga dikenal dengan nama proyek aslinya MUSICAM, adalah codec audio perseptual yang distandardisasi sebagai bagian dari ISO/IEC 11172-3 pada tahun 1993. Sementara penerusnya MP3 menarik perhatian konsumen, MP2 mengukir niche yang tahan lama di broadcasting profesional yang masih dipertahankan hingga hari ini. Codec ini membagi audio menjadi 32 sub-band melalui polyphase filter bank, menerapkan model psikoakustik untuk menentukan ambang batas masking, kemudian mengkuantisasi dan melakukan Huffman-coding pada setiap sub-band. Penerapan broadcast tipikal menggunakan 192-384 kbps untuk stereo, menghasilkan kualitas transparan dengan kompleksitas encoder yang lebih rendah dan ketahanan error yang lebih baik dibanding Layer III. Properti ini menjelaskan mengapa televisi DVB, radio digital DAB, dan standar camcorder HDV semuanya mewajibkan atau lebih memilih MP2. Latensi encoder juga lebih pendek, sifat penting untuk siaran langsung di mana sinkronisasi bibir penting. Tiga keunggulan menjaga MP2 tetap relevan beberapa dekade setelah standardisasi: degradasi yang anggun di bawah kesalahan transmisi yang vital untuk sinyal over-the-air, delay encoding minimal yang cocok untuk rantai siaran real-time, dan penerimaan regulasi yang mapan di seluruh kerangka broadcast Eropa dan Asia.